Hellooo netizen!! Assalamualaikum :)
I'm a newbie nih
okay, disini aku mau sharing sedikit tentang jurusan kuliah yang (baru saja) aku ambil, yaitu teknik sipil.
FAQ
- Kenapa pilih teknik sipil, kan kamu cewe?
karena emang minat sama teknik (meskipun dr dulu berubah-ubah mau masuk teknik apa) dan akhirnya aku (sepertinya) jodohnya sama teknik sipil (eventhough i reaallyyy interest with architecture) dan satu lagi aku nggak suka pelajaran kimia (it's why aku gak berfikir masuk teknik industri/elektro/ tek. kim, tp aku pernah pengen masuk ke teknik lingkungan,heheee labil yaa) makannya aku pilih dua opsi, teknik sipil atau teknik arsitektur, daaaan aku ternyata diterimanya di teknik sipil (karena di kampusku gaada jurusan arsitektur huhuhu)
- teknik sipil banyak cewenya nggak?
hmmmm lumayan juga sihhh,but i got a very special class, karena cewe di kelas cuma 8 (padahal kelas lain >10 semua cewenya,hiks), tapi jangan salah, meskipun kelasku cewenya cuma 8 tapi ramenya naudzubillah (soalnya mulut anak cowonya kaya kalpot bocor sist-_-)
- kenapa gak masuk fk aja?
hellooooo dipikir cita-cita semua orang harus jd dokter apa? trs nanti yang ngebangun rumah sakitnya siapa hayoo?? hahahaha. jujur ini adalah pertanyaan yg sering muncul dan agak...... (you can conculde it)
ok, cukup ya curhatnyaa :'''''''')
back to topic
Apa itu Teknik Sipil??
Teknik Sipil
merupakan salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang rekayasa
bangunan-bangunan sipil dan juga mempelajari tentang akibat pembangunan bangunan
sipil tersebut terhadap masyarakat sekitar dan juga khususnya terhadap
lingkungan. Bangunan-bangunan sipil merupakan bangunan-bangunan yang tujuan
pembangunannya ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas. Misalnya saja rumah
sakit, gedung sekolah, jalan raya, jembatan, bendung, bendungan, dan lain
sebagainya. Banyaknya jenis bangunan sipil yang ada menjadikan ilmu teknik
sipil ini berkembang sangat luas dan tidak hanya berdasarkan satu teori
tertentu saja. Saat awal mempelajari teknik sipil, kita akan belajar mengenai
dasar-dasar fisika dan kimia yang bertujuan untuk mengingat kembali
konsep-konsep sederhana fisika dan kimia yang telah dipelajari sebelumnya. Ini
penting karena sebagian besar konsep ini dipergunakan untuk teori-teori lain
dalam teknik sipil. Selain itu, kita juga akan mempelajari mengenai
keseimbangan gaya-gaya. Salah satu konsep dalam ilmu teknik sipil adalah adanya
aksi dan reaksi. Ini akan dipelajari dalam keseimbangan gaya-gaya dimana dasar
konsepnya adalah reaksi gaya yang diterima besarnya harus sama dengan aksi yang
diberikan terhadap reaksi tersebut sehingga terjadi keseimbangan antara aksi
dan reaksi dalam sebuah keadaan. Bangunan-bangunan teknik sipil selain
memerlukan perhitungan dalam desain dan konsep bangunannya, juga harus
diperhatikan perhitungan mengenai material yang dipergunakan untuk membangun
bangunan tersebut. Material ini memiliki satu ilmu tersendiri yang akan
mempelajari jenis-jenis bahan, sifat-sifat bahan, dan pemanfaatan material
tersebut dalam bangunan-bangunan sipil.
Prospek
kerja teknik sipil sangat luas. Pembangunan infrastruktur yang sedang gencar dilakukan
merupakan peluang kerja yang dapat dimanfaatkan oleh lulusan teknik sipil.
Selain berkarya di bidang konstruksi, lulusan teknik sipil juga dapat berkarya
sebagai penilai bangunan yang dapat bekerja di bank. Lulusan teknik sipil
dituntut memiliki perencanaan yang matang dan juga pelaksanaan rencana yang
baik. Artinya, setiap perencanaan yang telah disusun sebelumnya dapat
dilaksanakan dengan baik.
Buat
temen-temen yang ingin melanjutkan, teknik sipil merupakan salah satu jurusan
yang dapat dipertimbangkan. Selain memiliki prospek kerja yang bagus, teknik
sipil juga dapat mengajarkan kita untuk lebih mandiri dan lebih menghargai
waktu(ok, it's my biggest homework).
sumber: kompasiana.com
baca selengkapnya :
http://www.kompasiana.com/putu1989/belajar-apa-sih-teknik-sipil-itu_55007ccea333115973510d77
Belajar apa sih Teknik
Sipil itu? Itulah sebagian besar pertanyaan temen-temen yang baru lulus
SMA dan akan melanjutkan kuliah. Pertanyaan yang wajar diajukan bagi
mereka yang belum mengetahui seluk beluk mengenai ilmu yang satu ini.
Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahkan memahami tentang Teknik
Sipil. Ada anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa lulusan Teknik
Sipil akan bekerja sebagai pegawai negeri sipil dan bekerja di kantor
catatan sipil. Anggapan ini berkembang karena masyarakat melihat kata
“sipil” yang mungkin saja pemahamannya dapat berbeda dengan makna
sebenarnya dari ilmu tersebut.
Teknik Sipil merupakan salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari
tentang rekayasa bangunan-bangunan sipil dan juga mempelajari tentang
akibat pembangunan bangunan sipil tersebut terhadap masyarakat sekitar
dan juga khususnya terhadap lingkungan. Bangunan-bangunan sipil
merupakan bangunan-bangunan yang tujuan pembangunannya ditujukan untuk
kepentingan masyarakat luas. Misalnya saja rumah sakit, gedung sekolah,
jalan raya, jembatan, bendung, bendungan, dan lain sebagainya. Banyaknya
jenis bangunan sipil yang ada menjadikan ilmu teknik sipil ini
berkembang sangat luas dan tidak hanya berdasarkan satu teori tertentu
saja. Saat awal mempelajari teknik sipil, kita akan belajar mengenai
dasar-dasar fisika dan kimia yang bertujuan untuk mengingat kembali
konsep-konsep sederhana fisika dan kimia yang telah dipelajari
sebelumnya. Ini penting karena sebagian besar konsep ini dipergunakan
untuk teori-teori lain dalam teknik sipil. Selain itu, kita juga akan
mempelajari mengenai keseimbangan gaya-gaya. Salah satu konsep dalam
ilmu teknik sipil adalah adanya aksi dan reaksi. Ini akan dipelajari
dalam keseimbangan gaya-gaya dimana dasar konsepnya adalah reaksi gaya
yang diterima besarnya harus sama dengan aksi yang diberikan terhadap
reaksi tersebut sehingga terjadi keseimbangan antara aksi dan reaksi
dalam sebuah keadaan. Bangunan-bangunan teknik sipil selain memerlukan
perhitungan dalam desain dan konsep bangunannya, juga harus diperhatikan
perhitungan mengenai material yang dipergunakan untuk membangun
bangunan tersebut. Material ini memiliki satu ilmu tersendiri yang akan
mempelajari jenis-jenis bahan, sifat-sifat bahan, dan pemanfaatan
material tersebut dalam bangunan-bangunan sipil.
Cabang-cabang ilmu teknik sipil sangat beranekaragam. Terdapat cabang
ilmu struktur, transportasi, hidro, geoteknik, dan manajemen konstruksi.
Cabang ilmu struktur mempelajari tentang bagaimana cara membangun yang
aman dan sesuai dengan kaidah-kaidah teknik sipil. Cabang transportasi
mempelajari tentang rekayasa transportasi perkotaan, bagian-bagian
jalan, dan proses pembuatan jalan. Cabang ilmu hidro mempelajari tentang
perilaku air, jaringan irigasi, dan bangunan-bangunan air, misalnya
bendung dan bendungan. Cabang ilmu goeteknik mempelajari tentang
sifat-sifat tanah, jenis-jenis pondasi, dan rekayasa pondasi. Cabang
ilmu manajemen konstruksi mempelajari tentang pelaksanaan proyek,
anggaran biaya proyek, dan pengelolaan waktu pelaksanaan proyek.
Prospek kerja teknik sipil sangat luas. Pembangunan infrastruktur yang
sedang gencar dilakukan merupakan peluang kerja yang dapat dimanfaatkan
oleh lulusan teknik sipil. Selain berkarya di bidang konstruksi, lulusan
teknik sipil juga dapat berkarya sebagai penilai bangunan yang dapat
bekerja di bank. Lulusan teknik sipil dituntut memiliki perencanaan yang
matang dan juga pelaksanaan rencana yang baik. Artinya, setiap
perencanaan yang telah disusun sebelumnya dapat dilaksanakan dengan
baik.
Buat temen-temen yang ingin melanjutkan, teknik sipil merupakan salah
satu jurusan yang dapat dipertimbangkan. Selain memiliki prospek kerja
yang bagus, teknik sipil juga dapat mengajarkan kita untuk lebih mandiri
dan lebih menghargai waktu. Jadwal kuliah yang padat dan diselingi
dengan tugas mandiri yang lumayan berat, mau tidak mau akan membuat kita
pandai mengatur waktu dan tidak bergantung kepada orang lain, terlebih
lagi kepada orang tua. Banyak pengalaman dan ilmu baru yang akan kita
dapatkan. Kita dapat merancang bangunan, merancang capuran beton, dan
lain sebagainya yang terkait dengan bangunan sipil. Berkunjung ke tempat
lain untuk melihat bangunan sipil yang ada juga merupakan pengalaman
yang menarik. Ilmu yang dipelajari dalam teknik sipil merupakan ilmu
terapan yang dapat dipratekkan secara langsung. Kendala terbesar yang
mungkin dihadapi oleh lulusan teknik sipil yaitu perbedaan antara teori
yang didapat di bangku kuliah dengan permasalahan yang dihadapi di
lapangan. Permasalahan di lapangan memiliki berbagai macam faktor yang
harus diperhatikan agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/putu1989/belajar-apa-sih-teknik-sipil-itu_55007ccea333115973510d77
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/putu1989/belajar-apa-sih-teknik-sipil-itu_55007ccea333115973510d77
Teknik Sipil merupakan
salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang rekayasa
bangunan-bangunan sipil dan juga mempelajari tentang akibat pembangunan
bangunan sipil tersebut terhadap masyarakat sekitar dan juga khususnya
terhadap lingkungan. Bangunan-bangunan sipil merupakan bangunan-bangunan
yang tujuan pembangunannya ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas.
Misalnya saja rumah sakit, gedung sekolah, jalan raya, jembatan,
bendung, bendungan, dan lain sebagainya. Banyaknya jenis bangunan sipil
yang ada menjadikan ilmu teknik sipil ini berkembang sangat luas dan
tidak hanya berdasarkan satu teori tertentu saja. Saat awal mempelajari
teknik sipil, kita akan belajar mengenai dasar-dasar fisika dan kimia
yang bertujuan untuk mengingat kembali konsep-konsep sederhana fisika
dan kimia yang telah dipelajari sebelumnya. Ini penting karena sebagian
besar konsep ini dipergunakan untuk teori-teori lain dalam teknik sipil.
Selain itu, kita juga akan mempelajari mengenai keseimbangan gaya-gaya.
Salah satu konsep dalam ilmu teknik sipil adalah adanya aksi dan
reaksi. Ini akan dipelajari dalam keseimbangan gaya-gaya dimana dasar
konsepnya adalah reaksi gaya yang diterima besarnya harus sama dengan
aksi yang diberikan terhadap reaksi tersebut sehingga terjadi
keseimbangan antara aksi dan reaksi dalam sebuah keadaan.
Bangunan-bangunan teknik sipil selain memerlukan perhitungan dalam
desain dan konsep bangunannya, juga harus diperhatikan perhitungan
mengenai material yang dipergunakan untuk membangun bangunan tersebut.
Material ini memiliki satu ilmu tersendiri yang akan mempelajari
jenis-jenis bahan, sifat-sifat bahan, dan pemanfaatan material tersebut
dalam bangunan-bangunan sipil.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/putu1989/belajar-apa-sih-teknik-sipil-itu_55007ccea333115973510d77
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/putu1989/belajar-apa-sih-teknik-sipil-itu_55007ccea333115973510d77
Belajar apa sih Teknik
Sipil itu? Itulah sebagian besar pertanyaan temen-temen yang baru lulus
SMA dan akan melanjutkan kuliah. Pertanyaan yang wajar diajukan bagi
mereka yang belum mengetahui seluk beluk mengenai ilmu yang satu ini.
Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahkan memahami tentang Teknik
Sipil. Ada anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa lulusan Teknik
Sipil akan bekerja sebagai pegawai negeri sipil dan bekerja di kantor
catatan sipil. Anggapan ini berkembang karena masyarakat melihat kata
“sipil” yang mungkin saja pemahamannya dapat berbeda dengan makna
sebenarnya dari ilmu tersebut.
Teknik Sipil merupakan salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari
tentang rekayasa bangunan-bangunan sipil dan juga mempelajari tentang
akibat pembangunan bangunan sipil tersebut terhadap masyarakat sekitar
dan juga khususnya terhadap lingkungan. Bangunan-bangunan sipil
merupakan bangunan-bangunan yang tujuan pembangunannya ditujukan untuk
kepentingan masyarakat luas. Misalnya saja rumah sakit, gedung sekolah,
jalan raya, jembatan, bendung, bendungan, dan lain sebagainya. Banyaknya
jenis bangunan sipil yang ada menjadikan ilmu teknik sipil ini
berkembang sangat luas dan tidak hanya berdasarkan satu teori tertentu
saja. Saat awal mempelajari teknik sipil, kita akan belajar mengenai
dasar-dasar fisika dan kimia yang bertujuan untuk mengingat kembali
konsep-konsep sederhana fisika dan kimia yang telah dipelajari
sebelumnya. Ini penting karena sebagian besar konsep ini dipergunakan
untuk teori-teori lain dalam teknik sipil. Selain itu, kita juga akan
mempelajari mengenai keseimbangan gaya-gaya. Salah satu konsep dalam
ilmu teknik sipil adalah adanya aksi dan reaksi. Ini akan dipelajari
dalam keseimbangan gaya-gaya dimana dasar konsepnya adalah reaksi gaya
yang diterima besarnya harus sama dengan aksi yang diberikan terhadap
reaksi tersebut sehingga terjadi keseimbangan antara aksi dan reaksi
dalam sebuah keadaan. Bangunan-bangunan teknik sipil selain memerlukan
perhitungan dalam desain dan konsep bangunannya, juga harus diperhatikan
perhitungan mengenai material yang dipergunakan untuk membangun
bangunan tersebut. Material ini memiliki satu ilmu tersendiri yang akan
mempelajari jenis-jenis bahan, sifat-sifat bahan, dan pemanfaatan
material tersebut dalam bangunan-bangunan sipil.
Cabang-cabang ilmu teknik sipil sangat beranekaragam. Terdapat cabang
ilmu struktur, transportasi, hidro, geoteknik, dan manajemen konstruksi.
Cabang ilmu struktur mempelajari tentang bagaimana cara membangun yang
aman dan sesuai dengan kaidah-kaidah teknik sipil. Cabang transportasi
mempelajari tentang rekayasa transportasi perkotaan, bagian-bagian
jalan, dan proses pembuatan jalan. Cabang ilmu hidro mempelajari tentang
perilaku air, jaringan irigasi, dan bangunan-bangunan air, misalnya
bendung dan bendungan. Cabang ilmu goeteknik mempelajari tentang
sifat-sifat tanah, jenis-jenis pondasi, dan rekayasa pondasi. Cabang
ilmu manajemen konstruksi mempelajari tentang pelaksanaan proyek,
anggaran biaya proyek, dan pengelolaan waktu pelaksanaan proyek.
Prospek kerja teknik sipil sangat luas. Pembangunan infrastruktur yang
sedang gencar dilakukan merupakan peluang kerja yang dapat dimanfaatkan
oleh lulusan teknik sipil. Selain berkarya di bidang konstruksi, lulusan
teknik sipil juga dapat berkarya sebagai penilai bangunan yang dapat
bekerja di bank. Lulusan teknik sipil dituntut memiliki perencanaan yang
matang dan juga pelaksanaan rencana yang baik. Artinya, setiap
perencanaan yang telah disusun sebelumnya dapat dilaksanakan dengan
baik.
Buat temen-temen yang ingin melanjutkan, teknik sipil merupakan salah
satu jurusan yang dapat dipertimbangkan. Selain memiliki prospek kerja
yang bagus, teknik sipil juga dapat mengajarkan kita untuk lebih mandiri
dan lebih menghargai waktu. Jadwal kuliah yang padat dan diselingi
dengan tugas mandiri yang lumayan berat, mau tidak mau akan membuat kita
pandai mengatur waktu dan tidak bergantung kepada orang lain, terlebih
lagi kepada orang tua. Banyak pengalaman dan ilmu baru yang akan kita
dapatkan. Kita dapat merancang bangunan, merancang capuran beton, dan
lain sebagainya yang terkait dengan bangunan sipil. Berkunjung ke tempat
lain untuk melihat bangunan sipil yang ada juga merupakan pengalaman
yang menarik. Ilmu yang dipelajari dalam teknik sipil merupakan ilmu
terapan yang dapat dipratekkan secara langsung. Kendala terbesar yang
mungkin dihadapi oleh lulusan teknik sipil yaitu perbedaan antara teori
yang didapat di bangku kuliah dengan permasalahan yang dihadapi di
lapangan. Permasalahan di lapangan memiliki berbagai macam faktor yang
harus diperhatikan agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/putu1989/belajar-apa-sih-teknik-sipil-itu_55007ccea333115973510d77
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/putu1989/belajar-apa-sih-teknik-sipil-itu_55007ccea333115973510d77
Belajar apa sih Teknik
Sipil itu? Itulah sebagian besar pertanyaan temen-temen yang baru lulus
SMA dan akan melanjutkan kuliah. Pertanyaan yang wajar diajukan bagi
mereka yang belum mengetahui seluk beluk mengenai ilmu yang satu ini.
Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahkan memahami tentang Teknik
Sipil. Ada anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa lulusan Teknik
Sipil akan bekerja sebagai pegawai negeri sipil dan bekerja di kantor
catatan sipil. Anggapan ini berkembang karena masyarakat melihat kata
“sipil” yang mungkin saja pemahamannya dapat berbeda dengan makna
sebenarnya dari ilmu tersebut.
Teknik Sipil merupakan salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari
tentang rekayasa bangunan-bangunan sipil dan juga mempelajari tentang
akibat pembangunan bangunan sipil tersebut terhadap masyarakat sekitar
dan juga khususnya terhadap lingkungan. Bangunan-bangunan sipil
merupakan bangunan-bangunan yang tujuan pembangunannya ditujukan untuk
kepentingan masyarakat luas. Misalnya saja rumah sakit, gedung sekolah,
jalan raya, jembatan, bendung, bendungan, dan lain sebagainya. Banyaknya
jenis bangunan sipil yang ada menjadikan ilmu teknik sipil ini
berkembang sangat luas dan tidak hanya berdasarkan satu teori tertentu
saja. Saat awal mempelajari teknik sipil, kita akan belajar mengenai
dasar-dasar fisika dan kimia yang bertujuan untuk mengingat kembali
konsep-konsep sederhana fisika dan kimia yang telah dipelajari
sebelumnya. Ini penting karena sebagian besar konsep ini dipergunakan
untuk teori-teori lain dalam teknik sipil. Selain itu, kita juga akan
mempelajari mengenai keseimbangan gaya-gaya. Salah satu konsep dalam
ilmu teknik sipil adalah adanya aksi dan reaksi. Ini akan dipelajari
dalam keseimbangan gaya-gaya dimana dasar konsepnya adalah reaksi gaya
yang diterima besarnya harus sama dengan aksi yang diberikan terhadap
reaksi tersebut sehingga terjadi keseimbangan antara aksi dan reaksi
dalam sebuah keadaan. Bangunan-bangunan teknik sipil selain memerlukan
perhitungan dalam desain dan konsep bangunannya, juga harus diperhatikan
perhitungan mengenai material yang dipergunakan untuk membangun
bangunan tersebut. Material ini memiliki satu ilmu tersendiri yang akan
mempelajari jenis-jenis bahan, sifat-sifat bahan, dan pemanfaatan
material tersebut dalam bangunan-bangunan sipil.
Cabang-cabang ilmu teknik sipil sangat beranekaragam. Terdapat cabang
ilmu struktur, transportasi, hidro, geoteknik, dan manajemen konstruksi.
Cabang ilmu struktur mempelajari tentang bagaimana cara membangun yang
aman dan sesuai dengan kaidah-kaidah teknik sipil. Cabang transportasi
mempelajari tentang rekayasa transportasi perkotaan, bagian-bagian
jalan, dan proses pembuatan jalan. Cabang ilmu hidro mempelajari tentang
perilaku air, jaringan irigasi, dan bangunan-bangunan air, misalnya
bendung dan bendungan. Cabang ilmu goeteknik mempelajari tentang
sifat-sifat tanah, jenis-jenis pondasi, dan rekayasa pondasi. Cabang
ilmu manajemen konstruksi mempelajari tentang pelaksanaan proyek,
anggaran biaya proyek, dan pengelolaan waktu pelaksanaan proyek.
Prospek kerja teknik sipil sangat luas. Pembangunan infrastruktur yang
sedang gencar dilakukan merupakan peluang kerja yang dapat dimanfaatkan
oleh lulusan teknik sipil. Selain berkarya di bidang konstruksi, lulusan
teknik sipil juga dapat berkarya sebagai penilai bangunan yang dapat
bekerja di bank. Lulusan teknik sipil dituntut memiliki perencanaan yang
matang dan juga pelaksanaan rencana yang baik. Artinya, setiap
perencanaan yang telah disusun sebelumnya dapat dilaksanakan dengan
baik.
Buat temen-temen yang ingin melanjutkan, teknik sipil merupakan salah
satu jurusan yang dapat dipertimbangkan. Selain memiliki prospek kerja
yang bagus, teknik sipil juga dapat mengajarkan kita untuk lebih mandiri
dan lebih menghargai waktu. Jadwal kuliah yang padat dan diselingi
dengan tugas mandiri yang lumayan berat, mau tidak mau akan membuat kita
pandai mengatur waktu dan tidak bergantung kepada orang lain, terlebih
lagi kepada orang tua. Banyak pengalaman dan ilmu baru yang akan kita
dapatkan. Kita dapat merancang bangunan, merancang capuran beton, dan
lain sebagainya yang terkait dengan bangunan sipil. Berkunjung ke tempat
lain untuk melihat bangunan sipil yang ada juga merupakan pengalaman
yang menarik. Ilmu yang dipelajari dalam teknik sipil merupakan ilmu
terapan yang dapat dipratekkan secara langsung. Kendala terbesar yang
mungkin dihadapi oleh lulusan teknik sipil yaitu perbedaan antara teori
yang didapat di bangku kuliah dengan permasalahan yang dihadapi di
lapangan. Permasalahan di lapangan memiliki berbagai macam faktor yang
harus diperhatikan agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/putu1989/belajar-apa-sih-teknik-sipil-itu_55007ccea333115973510d77
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/putu1989/belajar-apa-sih-teknik-sipil-itu_55007ccea333115973510d77
Tidak ada komentar:
Posting Komentar